SDS Bahari Al Islam Borong Tiga Penghargaan di Festival Tunas Bahasa Ibu Tulang Bawang

Revolusinusantara.com | TULANG BAWANG – Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) yang digelar di SDN 01 Menggala Selatan, Kabupaten Tulang Bawang, Lampung, Sabtu (17/10/2026), menjadi ajang unjuk kemampuan para pelajar dalam melestarikan bahasa dan budaya daerah. Di tengah persaingan peserta dari tiga kecamatan, siswa-siswi SDS Bahari Al Islam berhasil mencuri perhatian dengan membawa pulang tiga penghargaan dari sejumlah cabang perlombaan.
Festival tersebut mempertemukan peserta dari berbagai sekolah di Kecamatan Menggala, Menggala Selatan, dan Banjar Baru. Mereka beradu kemampuan dalam sejumlah perlombaan yang mengangkat kekayaan bahasa serta sastra Lampung.
Sejumlah cabang yang diperlombakan antara lain sastra lisan pepacur atau wawancan, membaca cepat aksara Lampung, mendongeng, hingga syair berdendang. Setiap peserta ditantang untuk menunjukkan keterampilan berbahasa sekaligus pemahaman terhadap warisan budaya daerah.
Kegiatan diawali dengan sambutan kepala SDN 01 Menggala Selatan selaku tuan rumah, kemudian dilanjutkan sambutan Ketua Kelompok Kerja Guru (KKG). Usai pembukaan, para peserta mulai tampil secara bergantian di hadapan dewan juri.
Di antara para peserta yang mengikuti festival tersebut, tiga siswa SDS Bahari Al Islam berhasil menorehkan prestasi pada dua cabang perlombaan.
M. Faaiz Habibi Topang berhasil meraih Juara 1 Umum Putra cabang Sastra Lisan Wawancan. Sementara itu, Aqila Jahra Mega menyabet Juara 3 Umum Putri pada cabang perlombaan yang sama.
Prestasi lainnya diraih Ahmad Fauzan yang berhasil membawa pulang Juara Harapan 3 cabang Membaca Cepat Aksara Lampung.
Tiga penghargaan tersebut menjadi pencapaian tersendiri bagi SDS Bahari Al Islam dalam ajang yang mempertemukan pelajar dari tiga kecamatan tersebut.
Keberhasilan para siswa tidak terlepas dari proses latihan, persiapan, serta pendampingan guru dalam mengembangkan kemampuan mereka, khususnya di bidang bahasa dan sastra Lampung.
“Prestasi tersebut menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SDS Bahari Al Islam,” sebagaimana tertulis dalam keterangan kegiatan.
Dalam keterangan itu juga disebutkan bahwa capaian para siswa merupakan hasil dari semangat, kerja keras, latihan, serta dukungan guru dan pihak sekolah.
Selain menjadi ajang kompetisi, FTBI diselenggarakan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa ibu. Melalui perlombaan berbasis sastra dan aksara daerah, para pelajar didorong untuk mengenal serta menggunakan bahasa Lampung sebagai bagian dari identitas budaya mereka.
Penyelenggaraan festival ini juga menjadi ruang bagi sekolah untuk memperkenalkan kekayaan tradisi lisan Lampung kepada peserta didik melalui kegiatan yang melibatkan kemampuan membaca, berbicara, dan berekspresi.
“Melalui kegiatan Festival Tunas Bahasa Ibu ini, diharapkan generasi muda semakin mencintai bahasa daerah, bangga terhadap budaya sendiri,” demikian harapan yang tertuang dalam keterangan kegiatan tersebut.
Rangkaian FTBI ditutup dengan pengumuman para pemenang, dilanjutkan penyerahan piala dan piagam penghargaan kepada peserta yang berhasil meraih juara.
Para siswa SDS Bahari Al Islam yang meraih penghargaan turut mengikuti rangkaian penutupan setelah menyelesaikan perlombaan bersama peserta dari sekolah lainnya.
